Rabu, 27 Januari 2010

Pure Saturday

Band indie dari Bandung yang satu ini sudah sangat lama berkiprah di belantika musik Indonesia khususnya Band indie. Pure Saturday, berdiri pada tahun 1994 dengan personil Muhammad Suar Nasution (vocals, guitar), Ade Purnama (bass), Aditya "Adhi" Ardinugraha (guitar), Yudistira "Udhi" Ardinugraha (drums) and Arief Hamdani (guitar). Mereka merilis debut pertamanya pada 1996 yang berjudul Pure Saturday dimana album tersebut single hits yang terkenal yaitu kosong, terjual sebanyak 5000 copy.

Tahun 1999 Band indie Bandung ini kemudian merilis album keduanya yang berjudul Utopia di bawah label Aquarius Musikindo. Akan tetapi setelah peluncuran album yang kedua ini Pure Saturday sempat vakum beberapa tahun.

Hingga tahun 2005 akhirnya Pure Saturday merilis album mereka yang ke tiga yang berjudul Elora, di bawah label FFWD record.

Setelah merilis album yang terakhir, Band indie Bandung ini kemudian bekerja untuk sebuah proyek dengan melibatkan band beraliran metal Burgerkill. Proyek itu sendiri berlangsung selama berminggu-minggu, dan menghasilkan sebuah kolaborasi yang sempurna.

DISCOGRAPHY


1996

1997

1998
1999

2001
2004
2005


2007

Pure Saturday (Album)
Baccott Management distributed by Ceepee Production
Indonesian Best Alternatives (Compilation Album)
Aquarius Musikindo
Banga (Single Bandung)
Utopia (Album)
Aquarius Musikindo
Pathetic Waltz (Mini Album Bandung)
Buka (Single)
Elora (Album)
Labyrinth Records
Time for a change..time to move on (Album)
Lil'fish Records

Selasa, 26 Januari 2010

Olive tree

Salah satu band ini tak bisa diragukan kembali kepiawannya, mereka adalah Olive Tree. Berdiri pada September 2003 band indie Bandung ini telah mempertunjukan kepiawannya di dunia musik Indonesia. Walaupun belum pernah sekalipun meluncurkan album major label, mereka sudah sering show di berbagai event khususnya di Bandung .

Personil Olive Tree Kiki Chan (vocal, piano), Bez (drum), Teezar (gitar), Imam (bass)
The rock love song dan March of the lonely night adalah 2 single demo band indie bandung ini, yang mereka kirim ke salah satu radio di Bandung. Dari situlah Band indie Bandung ini memperoleh peringkat nomor 1 indie trak di stasiun radio bersangkutan dari Oktober hingga November 2004.
Pada Desember 2006, Band indie bandung ini akhirnya merilis albumnya yang terdiri dari 12 lagu, yang mana lagu-lagunya telah memuncaki top lagu di radio-radio di seluruh Indonesia.

Olive Tree sekarang sedang merilis album mereka yang kedua yang akan diluncurkan 1 atau 2 tahun kedepan.

Selasa, 12 Januari 2010

Mocca

Grup band apa sih yang paling popular sepanjang tahun 2000? apakah Peterpan, ST12, atau Ungu. Ada salah satu grup band yang sebenarnya tidak begitu populer di sebagian besar masyarakat Indonesia, tetapi mempunyai prestasi yang mendunia yaitu Mocca. Salah satu band indie Bandung yang berdiri sejak tahun 2000. Personil mereka adalah Arina Ephipania (vocal dan fluet), Ahmad Pratama (bass), Indra Massad (drum), Riko Prayitno (gitar).

Karir Mocca dimulai pada saat mereka meluncurkan album pertama yang berjudul My diary di tahun 2002 di bawah label indie FFWD. Single mereka yang paling terkenal adalah Me and my boyfriend, Secret Admirer, Life keeps on turning.

Lagu-lagu Mocca sendiri menggunakan bahasa Inggris dengan alasan memudahkan penulisan syair serta kesesuaian dengan warna lagu pop dengan sentuhan swing jazz, twee pop, dan suasana ala 60-an.

Mocca kemudian merilis kembali album keduanya yang berjudul Friends, dimana ada dua single mereka berkolaborasi dengan Bob Tutupoli yaitu swing it bob, dan conversation. Tidak hanya itu di album Friends Mocca juga berkolaborasi dengan musisi asal Swedia Johan dan Karolina Komstedt.

Karir Mocca tidak sampai disitu tahun 2005 mereka merilis mini album untuk soundtrak film Untuk Rena. Yang mana film tersebut skripnya ditulis oleh Key Mangunsong, kakak dari Arina Ephipania vokalis Mocca.

Berikutnya tahun 2007 Mocca kembali merilis albumnya yang berjudul Colours yang mana mereka kembali berkolaborasi dengan musisi asing Pelle Carlberg dalam lagu Let me go.

Setelah merilis album Colours, Mocca seperti mati suri untuk merilis album baru lagi. Ternyata eh ternyata mereka sibuk "ngamen" di dalam maupun di luar negeri. Malaysia, Singapore, Jepang, dan Korea adalah tempat persinggahannya. Negara yang paling sering mereka singgahi adalah Kore. Itu karena animo masyarakat Korea mengenai musik sangat pas dengan gaya bermusik khas Mocca.

Pada waktu itu Mocca berencana merilis album terbarunya pada Desember 2009, akan tetapi diundur hingga Februari 2010. Bagi kalian yang merasa cinta banget dengan gaya musik Mocca, tunggu sesaat lagi albumnya segera terbit.